
13 Mei 2026
Damai sebagai Senjata
Pelajari damai yang melampaui akal—dan bagaimana itu memulihkan hati.
Dunia mengajarkan bahwa senjata terbaik adalah kekuatan. Namun Kristus mengajarkan sesuatu yang berbeda — damai sejahtera yang melampaui segala akal.
Damai ini bukan sekadar ketiadaan konflik. Ia adalah keutuhan yang memulihkan hubungan yang retak, menyatukan yang terpecah, dan memberi kekuatan baru bagi yang lemah.
Di tengah masyarakat yang sering kali diwarnai perdebatan dan perbedaan pendapat, jemaat dipanggil untuk menjadi pembawa damai — bukan dengan menghindar dari kenyataan, tetapi dengan menghadirkan solusi yang membangun.
Mari kita jadikan damai sejahtera Kristus sebagai senjata utama dalam setiap pelayanan dan persekutuan. Karena hanya damai dari Tuhan yang sanggup mengubah hati dan memulihkan kehidupan.