Kembali ke Renungan
Kasih yang Tetap Berbuah

15 Mei 2026

Kasih yang Tetap Berbuah

Bagaimana iman yang hidup menumbuhkan kasih yang konsisten dalam keseharian.

Kasih yang sejati tidak tumbuh dalam satu malam. Ia terbentuk melalui proses yang panjang, melalui hari-hari ketika kita memilih untuk tetap setia meskipun keadaan tidak mendukung.

Dalam pelayanan jemaat di Suli, kita sering menyaksikan bagaimana kasih itu diwujudkan — bukan dalam kata-kata yang indah, melainkan dalam kehadiran nyata di tengah sesama yang membutuhkan.

Surat Paulus kepada jemaat di Korintus mengingatkan kita bahwa kasih itu sabar, murah hati, dan tidak memegahkan diri. Ini adalah cermin bagi setiap pelayan Tuhan: apakah kasih kita sungguh mencerminkan Kristus?

Kiranya firman hari ini menuntun kita untuk kembali kepada akar kasih — bahwa setiap tindakan pelayanan yang kita lakukan berbuah bagi kemuliaan Tuhan dan kesejahteraan sesama.